SUKABUMI — International Professional Institute (IPI) kembali menunjukkan kiprah nyatanya dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia siap global. Dalam acara IPI Highlight 2025 yang digelar di Gedung Juang, Kota Sukabumi pada Senin (14/7/2025), IPI secara resmi melepas 53 alumni ke Jepang dan menerima 350 siswa baru dari Program Jepang dan Program Perhotelan.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, serta jajaran pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi. Turut hadir pula para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMK mitra IPI dari berbagai Jawa Barat dan Banten.
Direktur IPI, Eko Pranajaya, menyampaikan bahwa keberangkatan alumni ke Jepang bukan hanya dilakukan pada Juli, melainkan merupakan program rutin bulanan. Setiap bulan, IPI secara konsisten memberangkatkan sekitar 5 hingga 10 peserta, sesuai dengan kesiapan dan jadwal penerimaan dari perusahaan mitra di Jepang.

“Pelepasan 53 alumni ke Jepang pada bulan Juli ini merupakan puncak capaian semester pertama. Puncak berikutnya akan kami lakukan pada bulan Desember, dengan target keberangkatan sebanyak 100 orang,” ungkapnya.
Para alumni tersebut telah menyelesaikan pelatihan intensif yang meliputi bahasa Jepang, budaya kerja, serta pembekalan keterampilan profesional. Mereka akan bekerja di lebih dari 130 perusahaan Jepang mitra resmi IPI yang tersebar di berbagai prefektur aman dan sesuai regulasi pemerintah Jepang.
Dalam kesempatan yang sama, IPI juga menerima 350 siswa baru dari Program Jepang dan Program Perhotelan. Para siswa ini akan mengikuti pendidikan vokasi berbasis industri yang diarahkan langsung pada kebutuhan pasar kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Acara dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya dari siswa dan alumni IPI, seperti tari tradisional, pertunjukan bertema Jepang, dan kabaret. Suasana penuh antusiasme dan semangat terlihat dari seluruh peserta dan tamu undangan.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi IPI dalam membuka jalan karier bagi generasi muda melalui jalur pendidikan vokasi.
“IPI telah menjadi contoh nyata lembaga pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan dunia kerja global. Inilah solusi strategis bagi peningkatan kualitas SDM kita,” ucapnya.
IPI menegaskan bahwa fokus lembaga bukan hanya mencetak lulusan terampil, tetapi juga memastikan mereka terhubung dengan lapangan kerja riil. Program penempatan kerja ke Jepang menjadi bagian dari strategi besar IPI dalam membantu penyerapan tenaga kerja Indonesia di pasar global.
“Kami ingin semua lulusan kami tidak hanya memiliki keterampilan, tapi juga jalur nyata untuk bekerja, berpenghasilan, dan mengangkat kesejahteraan keluarga mereka,” pungkas Eko.
IPI Highlight 2025 menjadi simbol semangat baru pendidikan vokasi yang berorientasi pada penempatan, kerja nyata, dan pengabdian global—dari Sukabumi untuk dunia. (wdy)