Mengenang Sosok Gubernur Pertama Jawa Barat dengan Masa Jabatan Hanya 4 Bulan

1 month ago 25

BANDUNG — Mungkin belum banyak yang tahu siapa Gubernur pertama di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sebagai informasi, bahwa masa jabatan Gubernur pertama di Jabar terhitung paling singkat. Yakni Agustus 1945 hingga Desember 1945 atau sekitar empat bulan.

Sosok Gubernur pertama di Jabar itu adalah Mas Sutardjo Kertohadukusumo. Beliau (Mas Sutardjo) terpilih sebagai Gubernur Jabar, dalam Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 19 Agustus 1945.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1945, dikerahui Jawa Barat menjadi daerah otonom Provinsi, dan Mas Sutardjo menjabat sebagai Gubernur yang saat itu berkantor di Jakarta.

Selama masa kepemimpinannya, Mas Sutardjo menghadapi tantangan berat, termasuk serangan Pasukan Sekutu, yang berupaya mengembalikan kekuasaan kolonial di Indonesia. Namun, di tengah situasi yang tidak menentu, beliau menunjukkan ketegasan dan kedisiplinan dalam memimpin Jawa Barat.

Kemudian, dalam rangka mengenang sosok Mas Sutardjo sebagai Gubernur pertama di Jabar. Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin menerima kunjungan keluarga besar Mas Sutardjo di Gedung Pakuan Kota Bandung, Minggu (16/2/2025) malam.

Hadir dalam pertemuan tersebut cucu pertama dari anak tertua Mas Sutardjo, yakni Indiarsih Susatyo Kusumonoto, bersama keluarga besarnya. Momen ini menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menapaktilasi jejak sejarah keluarga serta mengenang kiprah Mas Sutardjo dalam perjalanan Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Indiarsih menyampaikan rasa terima kasih kepada Bey Machmudin atas kesempatan untuk mengunjungi Gedung Negara Pakuan. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bey Machmudin atas kesempatan yang diberikan untuk mengunjungi Gedung Negara Pakuan,” ucapnya kutip laman Pemprov Jabar, Senin (17/2/2025).

“Ini menjadi momen berharga bagi kami untuk mengenang kakek kami dan menghidupkan kembali rasa bangga atas perjuangan dan pencapaian beliau dalam pembangunan Jawa Barat,” ungkap Indiarsih, menambahkan.

Ia pun mengenang sosok sang kakek sebagai pribadi yang disiplin, tegas, dan peduli terhadap kesejahteraan rakyat. “Kami mengetahui bahwa beliau dikenal sebagai sosok yang tegas dan selalu memperhatikan masyarakat kecil,” tuturnya.

Indiarsih juga menyambut baik inisiatif membuka Gedung Negara Pakuan bagi masyarakat, terutama bagi para pelajar. Langkah ini penting memperkenalkan sejarah kepemimpinan Jabar dari masa ke masa kepada generasi muda, pungkasnya.

Selanjutnya, Bey Machmudin pun mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan keluarga besar Gubernur Jabar pertama. Menurutnya, sosok Mas Sutardjo memiliki peran penting dalam sejarah bangsa dan menjadi teladan dalam kepemimpinan.

“Tentu ini merupakan kehormatan bagi kami. Mas Sutardjo adalah sosok penting dalam sejarah bangsa. Beliau ditugaskan sebagai Gubernur pertama Jawa Barat dan dikenal sebagai pemimpin yang tegas,” tutur Bey Machmudin.

Pertemuan ini menjadi momen bersejarah yang tidak hanya mempererat hubungan emosional keluarga dengan masa lalu, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menghidupkan kembali sejarah di Gedung Negara Pakuan, kata dia. (Ron/ Ril)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |