SUKABUMI – Kota Sukabumi menorehkan babak baru dalam dunia pendidikan dengan terpilihnya Roni Abdurahman sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi, untuk masa bakti 2025-2030.
Roni, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, berhasil meraih kemenangan mutlak dengan memperoleh 126 suara, mengalahkan dua pesaingnya, Rayudin yang memperoleh 48 suara dan Dian A. dengan 7 suara.
Pemilihan berlangsung dalam Konferensi Kota PGRI Tahun 2025 Masa Bakti XXII yang diselenggarakan pada Sabtu (22/2) di Gedong Mahoni, Kabupaten Sukabumi.
Acara ini menjadi momentum penting dalam menentukan kepengurusan baru yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Hadir dalam konferensi, Pj. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar ajang pemilihan ketua, tetapi juga momen strategis untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif dan inklusif.
“Waktunya PGRI membangun sistem yang bisa beradaptasi dengan berbagai situasi. Transformasi menjadi kunci agar organisasi ini tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan guru serta masyarakat,” ujar Hasan Asari.
Ia pun berpesan kepada ketua terpilih nantinya untuk mampu menciptakan mekanisme yang jelas dalam memperjuangkan hak-hak guru serta meningkatkan kualitas pendidikan.
“Silakan dikonsolidasikan dengan jajaran pengurus di tingkat kota maupun provinsi. PGRI perlu menyampaikan kepada pemerintah bagaimana sistem pendidikan yang baik, yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari waktu ke waktu,” tambahnya.
Hasan Asari juga menyoroti perhatian besar pemerintah terhadap sektor pendidikan, baik dari presiden, gubernur, hingga wali kota.
Oleh karena itu, PGRI diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dengan membangun sistem yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam kesempatan yang sama, Hasan Asari menegaskan bahwa PGRI harus memperjuangkan sistem rekrutmen guru yang lebih baik, serta mengkonsolidasikan kebijakan pendidikan dengan jajaran pengurus baik di tingkat kota maupun nasional.
“Ada beberapa hal yang mereka ingin perjuangkan, seperti sistem rekrutmen guru dan sebagainya. Mekanisme ini perlu dikonsolidasikan dengan seluruh jajaran pengurus baik di kota maupun kabupaten se-Indonesia, serta disampaikan kepada pemerintah bagaimana sistem rekrutmen yang baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Dengan terpilihnya Roni Abdurahman sebagai Ketua PGRI Kota Sukabumi yang baru, diharapkan organisasi ini dapat semakin solid dalam memperjuangkan hak-hak guru, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menghadirkan inovasi-inovasi yang membawa manfaat bagi dunia pendidikan di Kota Sukabumi.
Konferensi ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih maju dan inklusif. (wdy)