SUKABUMI – SMPN 8 Kota Sukabumi menggelar Gelar Seni dan Prestasi Ekspansi (GSPE) 2025 yang berlangsung pada 9-13 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan bakat serta minat siswa dalam berbagai bidang akademik maupun non-akademik.
Plt. Kepala SMPN 8 Kota Sukabumi, Supriadi, menjelaskan bahwa GSPE 2025 dirancang sebagai wadah evaluasi dan pembinaan dalam pengembangan potensi siswa. “Kegiatan ini diharapkan mampu mengasah kecerdasan siswa, baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotor. Selain itu, juga melatih kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan spiritual mereka,” ujar Supriadi.
GSPE 2025 dilaksanakan selama dua pekan. Pada pekan pertama, kegiatan yang berlangsung adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Suara Demokrasi” yang bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam kegiatan ini, siswa diberikan pengalaman langsung dalam proses demokrasi melalui pemilihan Ketua OSIS dan MPK. Selain itu, pada Jumat (7/2/2025) SMPN 8 juga mengadakan peringatan Isra Miraj.
Sementara itu, pekan kedua difokuskan pada gelaran seni dan prestasi yang mencakup dua momen utama, yaitu internal dan eksternal.
“Momen internal merupakan upaya menelusuri bakat siswa dalam bidang akademik dan non-akademik. Siswa yang berprestasi akan diberikan penghargaan dan diarahkan untuk mengikuti berbagai kompetisi seperti Festival Tunas Bahasa Indonesia (FTBI), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), lomba keagamaan, serta olimpiade,” lanjut Supriadi.
Di sisi lain, momen eksternal GSPE 2025 bertujuan untuk mempromosikan SMPN 8 Kota Sukabumi kepada masyarakat luas. Beberapa kegiatan eksternal yang diselenggarakan antara lain turnamen bola voli yang diikuti oleh 16 klub, lomba menggambar dan mewarnai yang melibatkan 40 siswa, serta pertunjukan Jaipongan dengan 70 peserta.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal lebih jauh tentang SMPN 8 dengan segala keragaman dan prestasinya,” tambahnya.
Ketua Pelaksana GSPE 2025, Yusuf Sidik, menuturkan bahwa SMPN 8 rutin mengadakan lomba antar-SD, baik secara internal maupun eksternal.
“Alhamdulillah, lomba eksternal tahun ini diikuti oleh ratusan siswa SD. Beberapa lomba yang diadakan meliputi voli dengan lima klub peserta, mewarnai kaligrafi, serta menggambar. Selain itu, pada Kamis mendatang juga akan digelar Fun Run,” ungkap Yusuf.
Untuk kegiatan internal, kompetisi melibatkan siswa SMPN 8 dalam bidang seni, agama, dan olahraga. Salah satu inovasi tahun ini adalah perpaduan antara gelar seni dan P5 dalam bentuk fashion show baju adat Nusantara. Menariknya, kostum yang digunakan dibuat dari plastik daur ulang hasil kreasi siswa sendiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, mengapresiasi penyelenggaraan GSPE 2025.
“SMPN 8 telah memberikan ruang bagi siswanya untuk mengeksplorasi keterampilan mereka dalam seni, olahraga, dan kreasi. Kegiatan ini merupakan puncak pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi pengembangan soft skills mereka di masa depan,” katanya.
Punjul juga menyatakan dukungannya agar kegiatan serupa dapat terus berlangsung di setiap sekolah. “Kami akan memberikan fasilitasi maksimal agar kegiatan seperti ini dapat terus terselenggara. Terima kasih kepada SMPN 8 yang telah menggelar acara ini. Semoga para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk meraih kesuksesan di masa depan,” pungkasnya.(wdy/d)