Turnamen Tenis Meja PWI Cup-1, Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi

1 month ago 19

SUKABUMI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, menggelar Turnamen Tenis Meja PWI Cup-1 di GOR Rengganis. Kegiatan ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025.

Acara pembukaan dilakukan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy’ari dan dihadiri Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Ganjar Ramdani Saputra, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, Mohamad Muraz.

Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi PWI Kota Sukabumi dalam memajukan olahraga, khususnya tenis meja.

“Selain menggelar turnamen, PWI Kota Sukabumi juga memperkenalkan Persatuan Tenis Meja (PTM) PWI Merdeka sebagai wadah bagi insan pers yang memiliki minat dalam olahraga,” kata Ikbal kepada wartawan.

Ke depan lanjut Ikbal, PWI tidak hanya menggelar kejuaraan tenis meja saja tapi juga jenis olahraga lainnya. Adapun, dalam turnamen yang berlangsung dua hari ini terdapat sekitar 300 peserta yang berasal dari Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin memberikan sumbangsih dalam bidang olahraga dan kejuaraan ini bisa memberikan ruang bagi atlet baik Kota dan Kabupaten Sukabumi agar lebih solid dan kompak memajukan Sukabumi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, M Muraz mengapresiasi PWI yang telah menaruh perhatian pada perkembangan tenis meja di Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah, kita mengapresiasi PWI yang telah mulai tertarik dengan tenis meja. Ini awal yang baik yang akan membawa dampak positif bukan hanya bagi Pengcab PTMSI juga bagi warga pencinta olahraga raga ini,” ucapnya.

Di usia yang sudah menginjak 69 tahun kata dia, masih sanggup meladeni pemain seusia cucunya. “Inilah istimewanya tenis meja. Seumur saya masih sanggup melawan pemain muda. Mungkin yang membedakan hanya usia saja,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga tenis meja sangat berguna bagi kelompok lanjut usia untuk melatih refleks dan mencegah stroke. “Habis olahraga tenis meja, karena harus bergerak ke sana kemari refleks terasah dan badan lebih hangat dan bugar,” imbuhnya.

Selain itu, tenis meja juga merupakan olahraga yang boleh dibilang serius tapi rileks yang tidak ditemukan di cabor lain. “Mana ada di olahraga lain main sambil istirahat kecuali ada di olahraga ini,” cetusnya.

Ketika ditanya awak media soal progres Cabor tenis meja di Kota Sukabumi saat ini dia mengatakan, masih didominasi oleh atlet-atlet senior. Kesulitan lainnya tidak adanya pengusaha yang mau jadi orang tua asuh seperti zaman orde baru dulu disamping kurangnya stok pelatih.

“Jujur, masih kurang menggembirakan, karena atlet-atlet junior sebagai pelapis belum pada bermunculan. Saya harap dengan event ini, mampu mendorong bibit-bibit atlet junior mulai tampil menggantikan para seniornya,” tambahnya.

Di tempat sama, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy’ari menyambut baik turnamen ini, karena anggota PWI bukan hanya mampu menulis pemberitaan namun kini meluas seperti di bidang olahraga. “Semoga acara tersebut terus berlanjut dan jadi agenda rutin tahun depan,” singkatnya. (Bam)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |