PT Titis Sampurna Wujudkan “Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup” di Sukabumi

4 hours ago 2

SUKABUMI – PT Titis Sampurna (PTTS) kembali menunaikan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menggelar serangkaian kegiatan bertema ‘Peduli Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup’ di Kabupaten Sukabumi pada 22 dan 23 November 2025.

Tim CSR PTTS diwakili Reri Adrian, Roberto, Wayan Urip, Rudi Ristiawan, Ali Yusuf, Sanni, Agra dan Rosyid. “Kegiatan CSR ini merupakan bagian dari upaya PTTS untuk memenuhi kewajiban sebagai badan usaha sesuai perundang-undangan yang berlaku, dengan fokus agenda tahun 2025 ini pada pelestarian satwa endemik dan dukungan bagi kelompok rentan,” ujar Finianto Joko W, selaku Pembina CSR PTTS sekaligus pimpinan tim CSR PTTS, dikutip Sabtu (29/11/2025).

Pada 22 November 2025 atau hari pertama kegiatan, difokuskan di Hutan Lengkong, wilayah kerja Perhutani. Di mana, PTTS bersama mitra konservasi melakukan penanaman sejumlah pohon yang bertujuan menjadi sumber makanan bagi Owa Jawa (Hylobates moloch), primata endemik Jawa yang terancam punah.

Acara penanaman pohon ini dihadiri perwakilan dari KPH Sukabumi (Sri Herlina dan Yoga Sugama), perwakilan Yayasan Kiara (Diah Nurmalasari, Fauzia Yudanti, Nur Azzizah Firdaus, dan Wira Satria), serta tim BKPH Lengkong yang dipimpin AM Budi Hermawan.

Di lokasi, tim CSR PTTS bertemu Tini yang dijuluki ‘Srikandi Desa Lengkong’. Perempuan yang meski memiliki keterbatasan fisik, namun gigih dalam menjaga dan melestarikan Owa Jawa.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan penanaman ini. Harapan kami adalah adanya dukungan lebih lanjut dalam penanaman bibit pohon yang buahnya tidak bisa dimakan oleh manusia, tetapi sangat disukai oleh Owa Jawa. Ini penting agar pakan Owa tetap tersedia tanpa konflik dengan kebutuhan pangan warga,” ujar Tini.

Diah Nurmalasari, perwakilan dari Yayasan Kiara yang merupakan yayasan konservasi ekosistem alam, saat ini, sedang melakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan memperbanyak jenis-jenis pohon pakan spesifik Owa Jawa.

“Kami ingin memastikan keberlanjutan sumber makanan primata tersebut di habitat alami. PTTS juga memberikan tanda tali kasih sebagai bentuk apresiasi kepada para pegiat lingkungan,” kata Diah.

Pada hari kedua, tim CSR PT Titis Sampurna mengunjungi Panti Sosial Rehabilitasi Mental “Aura Welas Asih” yang berlokasi di Cipatuguran, Pelabuhan Ratu. Panti ini didirikan Denny Solang pada 1 Januari 2014. Saat ini tengah merawat 163 warga binaan dengan berbagai kondisi kesehatan jiwa para warga binaan yang cukup memprihatinkan.

Tim CSR PT Titis Sampurna diterima Leni Nuramayunita, selaku Ketua LKS dan timnya. Dalam kunjungan ini, PTTS menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai, sembako, dan tanda tali kasih untuk membantu operasional panti yang memiliki keterbatasan.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian PT Titis Sampurna. Kami berharap jejak kegiatan CSR ini dapat diikuti oleh badan usaha lain yang juga memiliki kewajiban sosial. Kebutuhan panti ini sangat besar sementara sumber daya kami sangat minim. Dukungan dari sektor usaha sangat meringankan beban kami dalam memberikan rehabilitasi yang layak,” ujar Leni.

Rangkaian kegiatan CSR ini, kata Finianto, merupakan komitmen berkelanjutan dari perseroan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat di Indonesia, sekaligus menjalankan peran sebagai badan usaha yang bertanggung jawab. (*)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |